Barangkali anda membaca judul tulisan ini agak aneh, ya memang aneh,…sebab perceraian itu sendiri diperbolehkan oleh Allah, tapi sekaligus dibenci Allah.
Baikalah kita tidak akan membahas mengenai “diperbolehkan” sekaligus “dibenci”, karena saya bukan ahlinya, namun kini saya akan memberitahukan tentang tata cara bercerai secara sederhana, dapat dilakukan sendiri dengan mudah tanpa bantuan pengacara.
CARA BERCERAI :
Jika anda mempunyai alasan yang kuat dihadapan hukum (alasan yang diperbolehkan oleh undang undang, baca PP No. 9 tahun 1975 Pasal 19 dibawah artikel ini), maka caranya simple :
1. Anda datang ke Pengadilan Agama (mengenai daerah hukumnya/Pengadilan Agama mana, baca PP No. 9 tahun 1975 Pasal 20 yg disediakan dibawah artikel ini), bukan datang ke KUA ya..Untuk yang beragama Islam, bagi Non Muslim perbedaannya hanya tempat menggugat : Kalau Muslim di Pengadilan Agama, Jika Non Muslim di Pengadilan Negeri.
2. Cari loket tempat pendaftaran di Pengadilan Agama, katakan saja anda mau menggugat cerai/mengajukan permohonan cerai kepada petugas pendaftaran, kemudian anda akan ditanya “sudah ada permohonannya/gugatannya”, katakan kepada petugas pendaftaran bahwa anda belum membuatnya, maka anda akan dibantu untuk membuat permohonan cerai/gugatan perceraian.
3. Anda akan dibantu oleh panitera penerima perkara untuk membuat permohonan cerai/gugatan cerai dengan kronologis yang anda ceritakan kepada petugas/panitera tsb, setelah menjadi gugatan/permohonan sesuai dengan kehendak anda, maka anda membayar biaya pendaftaran perkara yang besarannya sekitar Rp. 650.000,- (enam ratus lima puluh ribu rupiah) s/d Rp. 900.000,- (Sembilan ratus ribu rupiah), besaran ini tergantung jauh dekatnya alamat tergugat, semakin jauh jarak Pengadilan Agama dengan tempat tinggal Tergugat, maka semakin agak mahal.
4. Setelah anda mendaftar dan mendapatkan nomor perkara di Pengadilan Agama tsb, anda tinggal tunggu dipanggil untuk hadir pada sidang pertama (panggilannya paling lama 30 hari, tapi biasanya tidak sampai 30 hari sudah dipanggil untuk sidang pertama).
5. Gampangkan??....selanjutnya ikuti sidang…Majelis Hakim akan memberitahukan jadwal-jadwal apa saja yang anda akan ikuti sesuai dengan peraturan yang ada, misalnya : harus melalui tahap Mediasi, kalau mediasi dengan pasangan anda tidak menemukan titik temu, maka sidang akan dilanjutkan,….tapi jika pasangan yang anda gugat/mohonkan tidak hadir setelah dipanggil secara patut sebanyak 3 x berturut-turut, maka Majelis Hakim akan memutuskan sesuai dengan yang anda mohonkan secara Verstek (Putusan tidak hadir). Baca Pasal-Pasalnya dibawah artikel ini.
JANGAN BERCERAI,....BERCERAI ITU MENYAKITKAN
Nah….cara bercerai yang saya sampaikan itu mudah sekali bukan?,
Namun yang perlu anda pikirkan 1000 x adalah : ketika anda melangkah penuh emosi ke Pengadilan Agama itu adalah HANYA untuk memenuhi KEEGOAN dan KEGENGSIAN selaku manusia yang rawan akan GODAAN SYAITON.
Kalau memang perceraian itu harus terjadi dan kalau saja tidak cerai JUSTRU para pihak termasuk anak-anak merasa dalam neraka mini, dan juga suasana NERAKA MINI itu sudah berlarut-larut sekian lama,…serta tidak dapat diupayakan damai oleh pihak manapun,…ok silahkan ambil jalan perceraian dengan TERSENYUM, mengapa dengan tersenyum,..sebab kedua belah pihak akan terlepas dari kungkungan neraka yang mereka ciptakan,…jangan memilih bercerai dengan ancam mengancam….
Tetapi jika perceraian itu HANYA dikarenakan ke-egoan maupun ke-gengsian anda berdua,….masyaallah…
Coba anda pikirkan : anda terlalu ego dan se-ego-egonya jika hanya memikirkan “DIRI SENDIRI”, coba tanyakan kepada anak-anak anda, apakah mereka rela melepas ayahnya atau ibunya untuk berbahagia dengan orang lain,….apakah anda tidak memikirkan efek physicologis anak-anak anda….
Bagi yang merasa kehidupannya bak di neraka mini terus menerus dan sudah sekian lama tidak dapat didamaikan karena salah satu pasangannya mengidap “kelainan jiwa”, monggo-monggo saja,…karena memang kenyataanya banyak pasangan yang satu merasa menderita karena pasangan lainnya mengidap gangguan jiwa, misalnya gangguan jiwa “DELUSI OF JEALOUSY” (cemburu yang gak ada habis-habisnya, bahkan kecemburuan yang tidak masuk akal sehat).
Mengapa berita ini harus saya sampaikan???,..karena banyak pasangan yang setelah bercerai MENYESAL setengah edun,… sebab mereka terbawa KE-GENGSIAN masing-masing pihak,..mengapa harus gengsi kepada isteri/suami sendiri….hanya karena mempertahankan ke-gengsian masing-masing lantas melakukan tindakan konyol…(case ini buat yang benar-benar tidak ada masalah prinsip, namun berani mengambil tindakan pemutusan hubungan suami isteri).
Banyak yang menyesal, karena ternyata mencari pasangan baru itu harus memulai dari titik nol (zero point) lagi, dan ternyata setelah menemukan pasangan yang sudah begitu melewati masa-masa penyesuaian dari nol ke titik keputusan kawin lagi, hasilnya LEBIH BURUK DARIPADA PASANGAN LAMANYA,…akhirnya suami/isteri tersebut belajar meredam ke-gengsiannya dan ke-egoannya untuk menerima pasangan barunya (maaf,..yang mungkin lebih busuk… maaf lho ini hanya hiperbola).
Saran mbah Jogo nih,…cobalah belajar menerima pasangan anda dengan kelebihan dan kekurangannya,… hindari GENGSI DIRI yang berlebihan, dan redam KE-EGOAN anda masing-masing (walaupun yang nulis ini juga ego terhadap isterinya, tapi egonya terarah lho…ngeles dikit). Cobalah cari kelebihan pasangan anda untuk menutupi kekurangan-kekurangannya…
Jangan membanding-bandingkan dengan kehidupan rumah tangga orang lain,…belum tentu rumah tangga orang lain itu lebih baik/bahagia daripada rumah tangga anda sendiri,…
pikirkan : bahwa memperbaiki pasangan yang ada sekarang JAUH LEBIH MUDAH dibanding dengan pasangan baru anda yang belum tentu lebih baik.
Kalau saja anda bercerai karena KE-EGOAN atau KE-GENGSIAN anda (bukan karena prinsip) terhadap pasangan anda yang sekarang,…. Dapat dipastikan ketika Majelis Hakim membacakan Putusan Perceraian anda, maka anda akan merasa tercabik-cabik dan tersayat-sayat hati anda….seakan dunia ini runtuh, seakan tsunami menerjang bumi ini,……seakan melangkah diatas awang-awang…..kalau yang ini bukan hiperbola atau lebay,….”think thousand not only think twice”
Semoga tulisan ini bermanfaat
Semoga yang mempunyai permasalahan keluarga menjadi cair dan bahagia setelah membaca tulisan ini,….amiiiiin
Galaxi, 3 Mei 2010
mBah JOGO
Jumat, 03 Juni 2011
“NEEDS” & “WANTS”
Bagi tenaga pemasaran yang handal diharuskan mengerti detail kebutuhan konsumen alias segmen pasar dimana ia akan memasarkan barangnya, konon seorang tenaga pemasaran harus mengerti “needs” barang apa yang dibutuhkan pasar, dan “wants” barang apa yang diinginkan pasar, manusia dalam melangsungkan kehidupannya tak lepas dari “needs” & “wants”, jika seorang haus, maka “needs” nya adalah air dan “wants” nya tergantung dari kemampuan orang tersebut, ada yang “wants”nya ingin Coca cola, air es, jus mangga, jus jeruk dan sebagainya.
Ternyata “wants” seseorang dapat meluluh lantakkan dunia, contohnya seorang Presiden, ia mempunyai “needs” hanya sekedar memimpin rakyatnya mencapai pemerataan kesejahteraan yang berkeadilan sosial namun terpengaruh oleh “wants” nya yang ingin memperpanjang kekuasaannya pada periode berikutnya, sehingga dalam pengambilan kebijaksanaannya tidak murni meningkatkan kesejahteraan rakyatnya, dipengaruhi oleh kepentingan-kepentingan kelompoknya bahkan tak jarang terpengaruh oleh kepentingan pribadinya, ia ingin menyelamatkan bisnis kelompoknya, ia ingin menyelamatkan bisnis anaknya, ia ingin partainya menjadi pemenang Pemilu berikutnya dan sebagainya.
Jika presiden saja yang disorot oleh beratus-ratus juta mata rakyatnya berani mengambil kebijaksanaan yang tidak populer, karena pengaruh “wants”nya, apalagi kita sebagai masyarakat biasa dalam kapasitas sebagai pribadi manusia yang sarat akan “wants”, kalau kita hanya cukup untuk memenuhi “needs” saja maka cukup makan (seadanya), cukup papan (seadanya), cukup sandang (seadanya), akan tetapi jika manusia kehilangan “wants” maka dunia tidak akan secanggih ini.
Tuhan menciptakan dunia penuh perhitungan yang sempurna, contohnya dihutan Afrika, dimana antara hewan predator dan mangsanya tumbuh seimbang, bagi kita yang penyayang binatang dan mudah iba maka ngeri dan iba bila melihat hewan predator memburu mangsanya, sadis dan mengerikan,…….. tetapi dunia binatang hanya mengenal “needs” (karena lapar), sehingga perkembangan dalam dunia hewan liar tetap saja dari “buas” menjadi “lebih buas”.
Lain halnya dengan ambisi manusia yang kita sebut “wants”, terpicu oleh “wants” yang sangat menggebu-gebu, maka lahirlah teknologi modern, para ilmuwan dan para pemikir untuk mencapai “wants”nya sering tidur hanya 3 jam dalam sehari semalam, mereka terus berpikir dan berpikir untuk meraih apa yang diinginkan, seperti Thomas Alpha Eddison, ia tanpa lelah mengadakan ribuan kali untuk melakukan percobaan bahkan telah ribuan kali juga mengalami kegagalan, hanya untuk menciptakan bohlam lampu, dan ribuan temuan lainnya, termasuk baterai yang sekarang kita nikmati untuk berbagai kebutuhan barang elektronik. Celakanya kalau ada seorang pemikir yang terus menerus berpikir untuk menghancurkan dunia,….. pertanyaannya : “apa ada orang yang seperti itu?”, jangan salah ! banyak manusia melihat kebenaran dari sudut pandangnya sendiri, bila seseorang telah meyakini bahwa apa yang dikerjakan untuk mencapai keinginannya (“wants”) adalah benar, maka ia akan mencari pengikut dan penerus untuk membantu terlaksananya apa yang ia inginkan.
Mari kita jalan-jalan kebelakang sebentar (flashback), banyak sejarah yang menceritakan kehancuran dan malapetaka diakibatkan oleh “wants” pemimpin-pemimpinya, tengok saja Hitler, Cleopatra & Antonius yang melawan Oktavianus, Ken Arok dan sebagainya, hanya ingin memenuhi “wants” segelintir orang yang kebetulan menjadi seorang pemimpin tetapi mengorbankan beribu-ribu nyawa anak manusia.
Dari SMS (Short Message Service) dan teknologi internet yang kita nikmati sekarang ini adalah hasil dari adanya “wants” manusia, mereka berambisi menciptakan teknologi yang ia inginkan (“wants”), tetapi begitu adilnya Tuhan, selalu membuat pasangan yang menyertai penemuan teknologi modern (Ekses : akibat buruk yang ditimbulkan dari penemuan teknologi modern), melalui SMS manusia dapat mengancam, menghina, menipu, memeras dan sebagainya tanpa diketahui siapa pengirimnya, melalui internet manusia dapat berkomunikasi tanpa jarak, menawarkan barang dagangannya dilengkapi dengan foto-foto, tak ada jarak antara Bekasi dan Canada bahkan kita dapat berkomunikasi sambil melihat lawan bicara dari negara jauh melalui “webcam”, tetapi seketika itu juga kita dapat melihat gambar-gambar yang oleh agama dilarang, dari gambar porno sex normal, hubungan intim antar keluarga (Incest), pria muda dengan wanita tua (Mature Sex), wanita muda dengan kakek-kakek (Olderfucker), dengan kekerasan/perkosaan (sadisme/rapper) sampai yang sangat menjijikan yaitu sex sesama jenis (maaf, saya jijik mungkin karena saya normal).
Manusia harus dapat me-menej Qolbu (meminjam dari istilah A’a Gym) antara “needs” & “wants”, bahwa manusia harus memahami dan mengerti apa yang terbaik, bukan saja apa yang ter-benar, berikut ini uji kebenaran dari sudut pandang manusia : coba saja kita bertanya bagaimana bentuk dan rupa Bis Malam kepada saudara kita yang dari Pulau Pedalaman (yang belum pernah melihat bentuk Bis Malam) mereka akan menjawab, tidak tahu, coba sekarang kita ajak 3 orang saudara-saudara kita dari Pulau Pedalaman yang baru sekali melihat rupa Bis Malam, maka akan mendapatkan 3 jawaban yang berbeda, jawaban pertama : bahwa Bis Malam berbentuk kotak persegi ada lampunya dua buah (karena ia hanya melihat dari depan), jawaban kedua : bahwa Bis Malam bentuknya persegi panjang tanpa lampu (karena ia melihat dari samping), jawaban ketiga : bahwa Bis Malam menyerupai Gereja (karena ia langsung melihat ke dalam kabin yang penuh kursi), dari contoh diatas bahwa kita tidak perlu memperdebatkan mana yang benar karena semua hampir benar menurut sudut pandangnya masing-masing, tetapi yang dicari bukan semata-mata kebenaran,… melainkan kebaikan, lantas apa hubungannya dengan “Needs” & “Wants”, adalah :
Perlu kita seimbangkan antara “needs” & “wants” dan kita harus percaya bahwa “TUHAN TIDAK AKAN MENGUJI UMATNYA JIKA TIDAK MENYIAPKAN HADIAHNYA”, jadi kalau “wants” nya belum terpenuhi,….pasti Tuhan berkehendak lain untuk memberi yang lebih baik, bukan memberi yang lebih benar…….
Galaxi, 16 Desember 2004
mBah JOGO
Ternyata “wants” seseorang dapat meluluh lantakkan dunia, contohnya seorang Presiden, ia mempunyai “needs” hanya sekedar memimpin rakyatnya mencapai pemerataan kesejahteraan yang berkeadilan sosial namun terpengaruh oleh “wants” nya yang ingin memperpanjang kekuasaannya pada periode berikutnya, sehingga dalam pengambilan kebijaksanaannya tidak murni meningkatkan kesejahteraan rakyatnya, dipengaruhi oleh kepentingan-kepentingan kelompoknya bahkan tak jarang terpengaruh oleh kepentingan pribadinya, ia ingin menyelamatkan bisnis kelompoknya, ia ingin menyelamatkan bisnis anaknya, ia ingin partainya menjadi pemenang Pemilu berikutnya dan sebagainya.
Jika presiden saja yang disorot oleh beratus-ratus juta mata rakyatnya berani mengambil kebijaksanaan yang tidak populer, karena pengaruh “wants”nya, apalagi kita sebagai masyarakat biasa dalam kapasitas sebagai pribadi manusia yang sarat akan “wants”, kalau kita hanya cukup untuk memenuhi “needs” saja maka cukup makan (seadanya), cukup papan (seadanya), cukup sandang (seadanya), akan tetapi jika manusia kehilangan “wants” maka dunia tidak akan secanggih ini.
Tuhan menciptakan dunia penuh perhitungan yang sempurna, contohnya dihutan Afrika, dimana antara hewan predator dan mangsanya tumbuh seimbang, bagi kita yang penyayang binatang dan mudah iba maka ngeri dan iba bila melihat hewan predator memburu mangsanya, sadis dan mengerikan,…….. tetapi dunia binatang hanya mengenal “needs” (karena lapar), sehingga perkembangan dalam dunia hewan liar tetap saja dari “buas” menjadi “lebih buas”.
Lain halnya dengan ambisi manusia yang kita sebut “wants”, terpicu oleh “wants” yang sangat menggebu-gebu, maka lahirlah teknologi modern, para ilmuwan dan para pemikir untuk mencapai “wants”nya sering tidur hanya 3 jam dalam sehari semalam, mereka terus berpikir dan berpikir untuk meraih apa yang diinginkan, seperti Thomas Alpha Eddison, ia tanpa lelah mengadakan ribuan kali untuk melakukan percobaan bahkan telah ribuan kali juga mengalami kegagalan, hanya untuk menciptakan bohlam lampu, dan ribuan temuan lainnya, termasuk baterai yang sekarang kita nikmati untuk berbagai kebutuhan barang elektronik. Celakanya kalau ada seorang pemikir yang terus menerus berpikir untuk menghancurkan dunia,….. pertanyaannya : “apa ada orang yang seperti itu?”, jangan salah ! banyak manusia melihat kebenaran dari sudut pandangnya sendiri, bila seseorang telah meyakini bahwa apa yang dikerjakan untuk mencapai keinginannya (“wants”) adalah benar, maka ia akan mencari pengikut dan penerus untuk membantu terlaksananya apa yang ia inginkan.
Mari kita jalan-jalan kebelakang sebentar (flashback), banyak sejarah yang menceritakan kehancuran dan malapetaka diakibatkan oleh “wants” pemimpin-pemimpinya, tengok saja Hitler, Cleopatra & Antonius yang melawan Oktavianus, Ken Arok dan sebagainya, hanya ingin memenuhi “wants” segelintir orang yang kebetulan menjadi seorang pemimpin tetapi mengorbankan beribu-ribu nyawa anak manusia.
Dari SMS (Short Message Service) dan teknologi internet yang kita nikmati sekarang ini adalah hasil dari adanya “wants” manusia, mereka berambisi menciptakan teknologi yang ia inginkan (“wants”), tetapi begitu adilnya Tuhan, selalu membuat pasangan yang menyertai penemuan teknologi modern (Ekses : akibat buruk yang ditimbulkan dari penemuan teknologi modern), melalui SMS manusia dapat mengancam, menghina, menipu, memeras dan sebagainya tanpa diketahui siapa pengirimnya, melalui internet manusia dapat berkomunikasi tanpa jarak, menawarkan barang dagangannya dilengkapi dengan foto-foto, tak ada jarak antara Bekasi dan Canada bahkan kita dapat berkomunikasi sambil melihat lawan bicara dari negara jauh melalui “webcam”, tetapi seketika itu juga kita dapat melihat gambar-gambar yang oleh agama dilarang, dari gambar porno sex normal, hubungan intim antar keluarga (Incest), pria muda dengan wanita tua (Mature Sex), wanita muda dengan kakek-kakek (Olderfucker), dengan kekerasan/perkosaan (sadisme/rapper) sampai yang sangat menjijikan yaitu sex sesama jenis (maaf, saya jijik mungkin karena saya normal).
Manusia harus dapat me-menej Qolbu (meminjam dari istilah A’a Gym) antara “needs” & “wants”, bahwa manusia harus memahami dan mengerti apa yang terbaik, bukan saja apa yang ter-benar, berikut ini uji kebenaran dari sudut pandang manusia : coba saja kita bertanya bagaimana bentuk dan rupa Bis Malam kepada saudara kita yang dari Pulau Pedalaman (yang belum pernah melihat bentuk Bis Malam) mereka akan menjawab, tidak tahu, coba sekarang kita ajak 3 orang saudara-saudara kita dari Pulau Pedalaman yang baru sekali melihat rupa Bis Malam, maka akan mendapatkan 3 jawaban yang berbeda, jawaban pertama : bahwa Bis Malam berbentuk kotak persegi ada lampunya dua buah (karena ia hanya melihat dari depan), jawaban kedua : bahwa Bis Malam bentuknya persegi panjang tanpa lampu (karena ia melihat dari samping), jawaban ketiga : bahwa Bis Malam menyerupai Gereja (karena ia langsung melihat ke dalam kabin yang penuh kursi), dari contoh diatas bahwa kita tidak perlu memperdebatkan mana yang benar karena semua hampir benar menurut sudut pandangnya masing-masing, tetapi yang dicari bukan semata-mata kebenaran,… melainkan kebaikan, lantas apa hubungannya dengan “Needs” & “Wants”, adalah :
Perlu kita seimbangkan antara “needs” & “wants” dan kita harus percaya bahwa “TUHAN TIDAK AKAN MENGUJI UMATNYA JIKA TIDAK MENYIAPKAN HADIAHNYA”, jadi kalau “wants” nya belum terpenuhi,….pasti Tuhan berkehendak lain untuk memberi yang lebih baik, bukan memberi yang lebih benar…….
Galaxi, 16 Desember 2004
mBah JOGO
KHUSUS UNTUK LAKI2, PEREMPUAN DILARANG MEMBACA
TIPE WANITA YANG MAMPU BERSELINGKUH
Para suami yang datang ke kantorku, biasanya mereka berkonsultasi tentang bagaimana memutuskan hubungan perkawinannya dengan isterinya,...
Aku selalu menasehati, agar sabar menghadapi problem rumah tangganya, siapa tahu ungkapan tersebut hanya menyalurkan emosi sesaat,….selalu kuberi waktu yang cukup untuk mengurungkan niatnya,…. sekian banyak suami sudah banyak yang berhasil kembali rukun dengan isterinya, namun juga tidak sedikit suami yang langsung to the point "tidak bisa lagi mas,...saya harus pisah dengan isteri saya, sebab kesalahannya tidak lagi bisa dimaafkan".
Dari berbagai alasan perceraian yang dikonsultasikan maupun yang aku tindak lanjuti hingga sampai ke meja persidangan (khusus yang diajukan oleh suami), sebagian besar berasal dari kesalahan isteri yang mengkhianati suaminya, sisanya disebabkan karena "perbedaan prinsip", permasalahan prinsip tersebut sama sekali tidak ada pemantik karena kecemburuan PIL maupun WIL.
Setelah sekian banyak cerita perselingkuhan yang ditampung, kini dapat disimpulkan, bahwa ternyata ada 4 jenis penyebab wanita mampu berselingkuh, atau 4 tipe wanita peselingkuh, yaitu :
1. Tipe "A"
WANITA BODOH :: Wanita ini dapat melakukan perselingkuhan karena "kepleset" (tidak sengaja), sebab wanita macam ini sebetulnya tipe wanita setia, namun karena kebodohannya dan dikarenakan pertemuannya dengan seseorang (laki-laki) yang mempunyai kelebihan “bahasa bintang dan langit” alias perayu sejati (maaf bukan aku lho), yang kebetulan dapat mengisi kekurangan yang tidak mampu dan tidak dapat diperoleh dari suaminya, maka wanita ini dapat hanyut, bagai terhipnotis.... akibatnya wanita itu tergelincir dan melakukan perselingkuhan dengan sang perayu sejati, NAMUN setelah ketahuan oleh suaminya dan akibat perbuatannya tersebut menjadikan malapetaka rumah tangganya, maka wanita ini berusaha sekuat tenaga untuk kembali kejalan yang benar dan berusaha untuk setia kepada suaminya, nah,...wanita semacam ini lantas berusaha berhati-hati dalam hidupnya,...ia akan trauma melihat wajah laki-laki yang pernah dikencani, sebab ia merasakan bahwa laki-laki itulah yang menghancurkan hidupnya. Beberapa klien dengan permasalahan seperti ini, telah mampu kami persatukan dan kini mereka hidup bahagia.
2. Tipe “B”
SANG KOLEKTOR :: Wanita ini tidak puas dengan satu masakan, ia selalu terpikir untuk mencicipi masakan-masakan lain, selain hanya gudek dan gudek lagi.
Wanita ini dapat disebut sang kolektor burung kakak tua maupun muda, ia akan merasa bangga dan puas jika koleksinya semakin hari semakin bertambah. Ia mampu melakukan tanpa perasaan, ia hanya memburu rasa penasaran merasakan masakan lain, bahkan ia mampu melakukan “quick handling”, dan ia tak pernah merasa berdosa.
Wanita ini sebenernya juga takut akan bercerai dengan suaminya, namun apadaya karena nafsu penasaran dan ingin “koleksi burung” sebanyak-banyaknya, maka hari-harinya selalu memikirkan burung baru yang akan ditangkapnya.
Suatu hari seorang wanita kolektor (kaya raya) bercerita langsung kepadaku, ia merasa sangat penasaran dengan petugas polisi lalu lintas (laki-laki) yang berjaga di perempatan Pasar Baru Jakarta, beberapa hari kemudian, dengan bangganya ia menceritakan kepadaku, bahwa ia sudah berhasil menangkapnya, ceritanya ia pura-pura melanggar lampu merah di perempatan tersebut, sang polisi memberhentikan dan menilangnya, singkat cerita wanita tersebut berhasil “meminjam” “pistol gombyok” sang polisi yang menjadi penasarannya.
Bagi sang kolektor, karena tidak terbatasi oleh perasaan, yang terpikir hanya penasaran dan penasaran, maka ia dapat melakukan kepada siapa saja, bahkan ia dapat melakukan dengan pembantu prianya, bahkan dengan sopir taksi sekalipun (kisah nyata).
Wanita tipe ini tidak mampu berhenti, walaupun ketika kepergok oleh suaminya menimbulkan prahara rumah tangga yang hebat, namun jika rumah tangganya sudah kembali tentram, maka ia akan memulai “hunting” kembali, bahkan aku pun “hampir” menjadi korban koleksinya, ketika aku sedang dalam proses mendamaikan (karena wanita tersebut ketangkap basah oleh suaminya). Normalnya dalam kondisi sedih seperti itu, wanita tidak mampu bangkit gairahnya, namun bagi sang kolektor justru berstatus “awas” seperti gunung merapi, nafsunya semakin tinggi dan ingin segera menghamburkan awan panasnya,….. masyaAllah,…masa’ iya lawyer suaminya mau disikat juga,….nah, kapan wanita semacam ini bisa berhenti penasaran??, menurut pengalamanku dari sekian wanita tipe ini, belum pernah terdengar kabar “kesembuhannya”.
3. Tipe “C”
PENIKMAT UANG :: wanita ini sebetulnya termasuk golongan kelainan jiwa, kelainannya hampir sama dengan seseorang yang mengidap Cliptomania, meskipun kaya dan banyak uang, tapi merasakan kenikmatan dan kepuasan, jika ia mampu “nyolong milik orang lain”. Wanita penikmat uang ini mampu melakukan perselingkuhan jika ia menerima bayaran dari laki-laki yang akan menyelingkuhi. Jika yang mengidap penyakit jiwa semacam ini wanita yang kebetulan taraf ekonominya berkekurangan, maka ia dapat menyalurkan kesenangannya sambil menutupi kebutuhan hidupnya. Namun ada juga wanita kaya, bahkan suaminya mampu membahagiakan dengan hartanya, tetapi tetap saja wanita tipe semacam ini mencari laki-laki yang mau membayar dirinya untuk melakukan hubungan badan. Biasanya ia akan terlihat genit, menggoda dan terbuka, setelah mangsanya menyerang dan sampailah pada taraf kesepakatan eksekusi, maka ia akan meminta sejumlah uang (jika abang mau). Nah,…tipe wanita semacam ini sebetulnya orangnya pelit dan pedit, sebab ia akan menyimpan uang pemberian suaminya, namun ia akan membelanjakan uang dari hasil jual dirinya. Ia merasa puas karena berhasil memperdaya laki-laki. Tipe wanita semacam ini jarang dapat menikmati “peperangannya”, namun sesekali ia juga termehek-mehek karena bertemu dengan “ahli Kungfu” yang dapat mengeluarkan jurus “bingung”nya. Wanita semacam ini dapat sembuh, jika berteman atau bertemu dengan seseorang yang menyiramkan norma-norma agama, atau sembuh karena terperosok ketahuan suaminya, sehingga rumah tangganya dihadapkan pada jurang kehancuran, ia juga dapat merasakan trauma ketika ketahuan suaminya. Setelah ia menyerah maka selanjutnya tergantung pada bimbingan suaminya.
4. Tipe “D”
PINDAH KELAIN HATI :: tipe wanita ini sebetulnya normal-normal saja, ia mampu mengkhianati cinta suaminya, dikarenakan suaminya yang memulai terlebih dahulu, atau dalam perkawinannya ada bilik-bilik kebutuhan isteri yang tak mampu dipenuhi oleh suaminya. Sehingga wajar ketika wanita tersebut bertemu dengan seseorang yang mampu mengisi bilik-bilik kosong, hampa tak menentu, kemudian terisi bunga-bunga keindahan, semerbak yang kian memabukkan dirinya. Cilakanya si laki-laki yang berhasil menyelingkuhi tersebut juga terperosok jatuh cinta kepada wanita tersebut, sehingga sanggup menerima barang “seken” yang kilometernya masih rendah. Maka sang wanita mampu menggugat cerai suaminya tanpa ada beban, sebab setelah perceraiannya sudah tersedia “penampungan”.
Galaxi, 27 Nopember 2010
Para suami yang datang ke kantorku, biasanya mereka berkonsultasi tentang bagaimana memutuskan hubungan perkawinannya dengan isterinya,...
Aku selalu menasehati, agar sabar menghadapi problem rumah tangganya, siapa tahu ungkapan tersebut hanya menyalurkan emosi sesaat,….selalu kuberi waktu yang cukup untuk mengurungkan niatnya,…. sekian banyak suami sudah banyak yang berhasil kembali rukun dengan isterinya, namun juga tidak sedikit suami yang langsung to the point "tidak bisa lagi mas,...saya harus pisah dengan isteri saya, sebab kesalahannya tidak lagi bisa dimaafkan".
Dari berbagai alasan perceraian yang dikonsultasikan maupun yang aku tindak lanjuti hingga sampai ke meja persidangan (khusus yang diajukan oleh suami), sebagian besar berasal dari kesalahan isteri yang mengkhianati suaminya, sisanya disebabkan karena "perbedaan prinsip", permasalahan prinsip tersebut sama sekali tidak ada pemantik karena kecemburuan PIL maupun WIL.
Setelah sekian banyak cerita perselingkuhan yang ditampung, kini dapat disimpulkan, bahwa ternyata ada 4 jenis penyebab wanita mampu berselingkuh, atau 4 tipe wanita peselingkuh, yaitu :
1. Tipe "A"
WANITA BODOH :: Wanita ini dapat melakukan perselingkuhan karena "kepleset" (tidak sengaja), sebab wanita macam ini sebetulnya tipe wanita setia, namun karena kebodohannya dan dikarenakan pertemuannya dengan seseorang (laki-laki) yang mempunyai kelebihan “bahasa bintang dan langit” alias perayu sejati (maaf bukan aku lho), yang kebetulan dapat mengisi kekurangan yang tidak mampu dan tidak dapat diperoleh dari suaminya, maka wanita ini dapat hanyut, bagai terhipnotis.... akibatnya wanita itu tergelincir dan melakukan perselingkuhan dengan sang perayu sejati, NAMUN setelah ketahuan oleh suaminya dan akibat perbuatannya tersebut menjadikan malapetaka rumah tangganya, maka wanita ini berusaha sekuat tenaga untuk kembali kejalan yang benar dan berusaha untuk setia kepada suaminya, nah,...wanita semacam ini lantas berusaha berhati-hati dalam hidupnya,...ia akan trauma melihat wajah laki-laki yang pernah dikencani, sebab ia merasakan bahwa laki-laki itulah yang menghancurkan hidupnya. Beberapa klien dengan permasalahan seperti ini, telah mampu kami persatukan dan kini mereka hidup bahagia.
2. Tipe “B”
SANG KOLEKTOR :: Wanita ini tidak puas dengan satu masakan, ia selalu terpikir untuk mencicipi masakan-masakan lain, selain hanya gudek dan gudek lagi.
Wanita ini dapat disebut sang kolektor burung kakak tua maupun muda, ia akan merasa bangga dan puas jika koleksinya semakin hari semakin bertambah. Ia mampu melakukan tanpa perasaan, ia hanya memburu rasa penasaran merasakan masakan lain, bahkan ia mampu melakukan “quick handling”, dan ia tak pernah merasa berdosa.
Wanita ini sebenernya juga takut akan bercerai dengan suaminya, namun apadaya karena nafsu penasaran dan ingin “koleksi burung” sebanyak-banyaknya, maka hari-harinya selalu memikirkan burung baru yang akan ditangkapnya.
Suatu hari seorang wanita kolektor (kaya raya) bercerita langsung kepadaku, ia merasa sangat penasaran dengan petugas polisi lalu lintas (laki-laki) yang berjaga di perempatan Pasar Baru Jakarta, beberapa hari kemudian, dengan bangganya ia menceritakan kepadaku, bahwa ia sudah berhasil menangkapnya, ceritanya ia pura-pura melanggar lampu merah di perempatan tersebut, sang polisi memberhentikan dan menilangnya, singkat cerita wanita tersebut berhasil “meminjam” “pistol gombyok” sang polisi yang menjadi penasarannya.
Bagi sang kolektor, karena tidak terbatasi oleh perasaan, yang terpikir hanya penasaran dan penasaran, maka ia dapat melakukan kepada siapa saja, bahkan ia dapat melakukan dengan pembantu prianya, bahkan dengan sopir taksi sekalipun (kisah nyata).
Wanita tipe ini tidak mampu berhenti, walaupun ketika kepergok oleh suaminya menimbulkan prahara rumah tangga yang hebat, namun jika rumah tangganya sudah kembali tentram, maka ia akan memulai “hunting” kembali, bahkan aku pun “hampir” menjadi korban koleksinya, ketika aku sedang dalam proses mendamaikan (karena wanita tersebut ketangkap basah oleh suaminya). Normalnya dalam kondisi sedih seperti itu, wanita tidak mampu bangkit gairahnya, namun bagi sang kolektor justru berstatus “awas” seperti gunung merapi, nafsunya semakin tinggi dan ingin segera menghamburkan awan panasnya,….. masyaAllah,…masa’ iya lawyer suaminya mau disikat juga,….nah, kapan wanita semacam ini bisa berhenti penasaran??, menurut pengalamanku dari sekian wanita tipe ini, belum pernah terdengar kabar “kesembuhannya”.
3. Tipe “C”
PENIKMAT UANG :: wanita ini sebetulnya termasuk golongan kelainan jiwa, kelainannya hampir sama dengan seseorang yang mengidap Cliptomania, meskipun kaya dan banyak uang, tapi merasakan kenikmatan dan kepuasan, jika ia mampu “nyolong milik orang lain”. Wanita penikmat uang ini mampu melakukan perselingkuhan jika ia menerima bayaran dari laki-laki yang akan menyelingkuhi. Jika yang mengidap penyakit jiwa semacam ini wanita yang kebetulan taraf ekonominya berkekurangan, maka ia dapat menyalurkan kesenangannya sambil menutupi kebutuhan hidupnya. Namun ada juga wanita kaya, bahkan suaminya mampu membahagiakan dengan hartanya, tetapi tetap saja wanita tipe semacam ini mencari laki-laki yang mau membayar dirinya untuk melakukan hubungan badan. Biasanya ia akan terlihat genit, menggoda dan terbuka, setelah mangsanya menyerang dan sampailah pada taraf kesepakatan eksekusi, maka ia akan meminta sejumlah uang (jika abang mau). Nah,…tipe wanita semacam ini sebetulnya orangnya pelit dan pedit, sebab ia akan menyimpan uang pemberian suaminya, namun ia akan membelanjakan uang dari hasil jual dirinya. Ia merasa puas karena berhasil memperdaya laki-laki. Tipe wanita semacam ini jarang dapat menikmati “peperangannya”, namun sesekali ia juga termehek-mehek karena bertemu dengan “ahli Kungfu” yang dapat mengeluarkan jurus “bingung”nya. Wanita semacam ini dapat sembuh, jika berteman atau bertemu dengan seseorang yang menyiramkan norma-norma agama, atau sembuh karena terperosok ketahuan suaminya, sehingga rumah tangganya dihadapkan pada jurang kehancuran, ia juga dapat merasakan trauma ketika ketahuan suaminya. Setelah ia menyerah maka selanjutnya tergantung pada bimbingan suaminya.
4. Tipe “D”
PINDAH KELAIN HATI :: tipe wanita ini sebetulnya normal-normal saja, ia mampu mengkhianati cinta suaminya, dikarenakan suaminya yang memulai terlebih dahulu, atau dalam perkawinannya ada bilik-bilik kebutuhan isteri yang tak mampu dipenuhi oleh suaminya. Sehingga wajar ketika wanita tersebut bertemu dengan seseorang yang mampu mengisi bilik-bilik kosong, hampa tak menentu, kemudian terisi bunga-bunga keindahan, semerbak yang kian memabukkan dirinya. Cilakanya si laki-laki yang berhasil menyelingkuhi tersebut juga terperosok jatuh cinta kepada wanita tersebut, sehingga sanggup menerima barang “seken” yang kilometernya masih rendah. Maka sang wanita mampu menggugat cerai suaminya tanpa ada beban, sebab setelah perceraiannya sudah tersedia “penampungan”.
Galaxi, 27 Nopember 2010
BELAJAR DARI POLA PIKIR ORANG MISKIN, AGAR TIDAK MISKIN (maaf, kaya itu relatif)
Orang miskin yang saya maksud disini, orang yang tidak mempunyai tempat tinggal, orang yang tidak mempunyai pekerjaan, orang yang malas menjadi kaya, dan tidak lagi mempunyai harapan, bagi orang yang BELUM mempunyai tempat tinggal, namun masih menyimpan harapan dan keinginan menjadi sukses, adalah termasuk orang-orang kaya...
Suatu hari, saya kongkow2 disebuah bengkel pencucian mobil & motor, kakak ipar saya membisikkan kepada saya "mas, si mardi itu dulu yang punya tanah ini, ia dulu tanahnya banyak dan luas", saya langsung menatap wajah si mardi, dengan penuh heran saya bertanya-tanya dalam hati "mengapa ia kini hidup kelontang-kelantung (pengangguran), bahkan numpang disebuah kamar di bengkel kami, bersama isterinya..."
Semenjak itu gerak-gerik, isi pembicaraan dan sikap si mardi selalu saya perhatikan dan saya mencoba menganalisanya.
Dalam teori menuju sukses para pakar telah mencontohkan bagaimana cara berpikir dan bagaimana cara meraih kesuksesan tersebut (termasuk mengurai tentang : bersyukur, affirmasi, visualisasi, menghadirkan believe, berketetapan hati, fokus, menempatkan permohonan dalam alam bawah sadar, bahkan menandai saat-saat hadirnya frekwensi alam bawah sadar dll), para pakar tersebut mempelajari cara berpikir orang-orang hebat pada jamannya seperti Thomas Alfa Edison, Andrew Carnegie, marconi, morse & wright Bersaudara dll
Saya berusaha berbicara banyak kepada si mardi, ketika saya ungkapkan bahwa semua orang berhak sukses dan semua orang berhak meraih kebahagiaan (tema obrolan saat itu), mata si mardi selalu goyang kanan dan goyang kiri, ia tidak mau menerima saran-saran sukses,...ia memotong pembicaraan, bahwa miskin dan kaya itu sudah ditakdirkan, ketika saya sampaikan ayat Surat Ar-Ra'd ayat 11, ia pun tetap mempercayai, bahwa dirinya diciptakan miskin,...dari pembicaraan mardi sehari-hari, 90%nya adalah pembicaraan yang tidak ada gunanya,..ia mengajarkan bocah-bocah (remaja) disekelilingnya mengenai kekerasan, ia menceritakan bahwa ia mendapat jatah dari tempat-tempat parkir disekitar kampungnya,...Ternyata si mardi sudah menikah tiga kali, konon isterinya diambil dari rumah bordil, ia hanya puas bekerja menjadi pesuruh orang-orang kaya, dan ia bangga menjadi pesuruh orang-orang kaya,....
Ia malas berpikir, maunya gampang dan seenak udelnya sendiri,.....konon tanah warisan orang tuanya seluas kurang lebih 3.000 M telah habis terjual untuk bermain judi dan habis untuk mendatangi rumah-rumah bordil,....
KESIMPULAN CARA BERPIKIR & BERSIKAP SI MARDI :: cara bicara si mardi tidak ada tekanan-tekanan mana yang penting dan mana yang tidak penting,...cara mengeluarkan suaranya datar (seperti orang bangun tidur), ia selalu berpikir bahwa sukses adalah milik orang-orang yang berpendidikan tinggi, ia tidak pernah berpikir kedepan, namun selalu berpikir sesaat (main judi, cari uang hari ini, untuk makan hari ini), ia hampir tidak pernah bersyukur (mengeluh terus menerus), ia selalu menaruh rasa iri terhadap tetangganya (se-level) yang mendapatkan keberuntungan, ia tidak disiplin diri, ia juga mampu menelantarkan anak dan isterinya yang pertama dan yang kedua, ia suka mengkhayal menemukan uang dijalan raya, yang utamanya : ia malas berpikir.
Setelah berminggu-minggu saya berusaha memberikan nasehat sukses, tapi terkendala oleh mental blocknya, maka saya hanya bisa menarik pelajaran, agar saya dan lingkungan saya, terutama anak-anak dan isteri saya agar tidak berpikir dan bersikap seperti mardi tersebut.
akhirnya hanya bisa berpesan kepada teman-teman yang kebetulan membaca notes ini ::
MENGKHAYAL dengan AFFIRMASI itu jelas berbeda, hindari mengkhayal, seolah-olah sudah beraffirmasi.
AFFIRMASI :: kata Napoleon Hill "ketika anda menyatakan objek yang anda inginkan melalui do'a, ilhamilah imajinasi anda untuk melihat diri anda telah meraih objek itu, dan bertindaklah persis seperti jika anda telah memilikinya secara fisik. (ingatlah, kepemilikan segala sesuatu pertama-tama terjadi secara mental, dalam pikiran). JADI, Affirmasi : cukup dengan ketetapan hati memohon apa yang diinginkan dan berpikir (melalui do'a) seperti yang diungkapkan Napoleon Hill tersebut.
MENGKHAYAL :: pada awalnya berkeinginan untuk melakukan affirmasi, namun berkembang menjadi pikiran panjang, hingga akhirnya "kondisi pikiran yang negatif (ketidak percayaan diri) akan merusak kemampuan untuk meraih KEYAKINAN (Believe) dan hasilnya adalah klimaks negatif atas pengungkapan apa pun yang ingin anda ekspresikan, ketika kondisi affirmasi "seolah-olah" yang penuh syukur itu muncul dalam pikiran, maka sebaiknya langsung kepada "the end of the goal",..sebab jika dikembangkan, maka perusuh hati (critical area, negatif thinking, ketidak percayaan) akan muncul menghapus segala ketetapan hati.
"Apa yang kamu jalani hari ini, adalah hasil pemikiran masa lalu, pikiranmu saat ini menentukan masa depanmu"
BERPIKIR SUKSES, AKAN MENJADI SUKSES, BERPIKIR BESAR, AKAN MENJADI BESAR
Good Luck & GBU
Galaxi, 10 Maret 2011
Suatu hari, saya kongkow2 disebuah bengkel pencucian mobil & motor, kakak ipar saya membisikkan kepada saya "mas, si mardi itu dulu yang punya tanah ini, ia dulu tanahnya banyak dan luas", saya langsung menatap wajah si mardi, dengan penuh heran saya bertanya-tanya dalam hati "mengapa ia kini hidup kelontang-kelantung (pengangguran), bahkan numpang disebuah kamar di bengkel kami, bersama isterinya..."
Semenjak itu gerak-gerik, isi pembicaraan dan sikap si mardi selalu saya perhatikan dan saya mencoba menganalisanya.
Dalam teori menuju sukses para pakar telah mencontohkan bagaimana cara berpikir dan bagaimana cara meraih kesuksesan tersebut (termasuk mengurai tentang : bersyukur, affirmasi, visualisasi, menghadirkan believe, berketetapan hati, fokus, menempatkan permohonan dalam alam bawah sadar, bahkan menandai saat-saat hadirnya frekwensi alam bawah sadar dll), para pakar tersebut mempelajari cara berpikir orang-orang hebat pada jamannya seperti Thomas Alfa Edison, Andrew Carnegie, marconi, morse & wright Bersaudara dll
Saya berusaha berbicara banyak kepada si mardi, ketika saya ungkapkan bahwa semua orang berhak sukses dan semua orang berhak meraih kebahagiaan (tema obrolan saat itu), mata si mardi selalu goyang kanan dan goyang kiri, ia tidak mau menerima saran-saran sukses,...ia memotong pembicaraan, bahwa miskin dan kaya itu sudah ditakdirkan, ketika saya sampaikan ayat Surat Ar-Ra'd ayat 11, ia pun tetap mempercayai, bahwa dirinya diciptakan miskin,...dari pembicaraan mardi sehari-hari, 90%nya adalah pembicaraan yang tidak ada gunanya,..ia mengajarkan bocah-bocah (remaja) disekelilingnya mengenai kekerasan, ia menceritakan bahwa ia mendapat jatah dari tempat-tempat parkir disekitar kampungnya,...Ternyata si mardi sudah menikah tiga kali, konon isterinya diambil dari rumah bordil, ia hanya puas bekerja menjadi pesuruh orang-orang kaya, dan ia bangga menjadi pesuruh orang-orang kaya,....
Ia malas berpikir, maunya gampang dan seenak udelnya sendiri,.....konon tanah warisan orang tuanya seluas kurang lebih 3.000 M telah habis terjual untuk bermain judi dan habis untuk mendatangi rumah-rumah bordil,....
KESIMPULAN CARA BERPIKIR & BERSIKAP SI MARDI :: cara bicara si mardi tidak ada tekanan-tekanan mana yang penting dan mana yang tidak penting,...cara mengeluarkan suaranya datar (seperti orang bangun tidur), ia selalu berpikir bahwa sukses adalah milik orang-orang yang berpendidikan tinggi, ia tidak pernah berpikir kedepan, namun selalu berpikir sesaat (main judi, cari uang hari ini, untuk makan hari ini), ia hampir tidak pernah bersyukur (mengeluh terus menerus), ia selalu menaruh rasa iri terhadap tetangganya (se-level) yang mendapatkan keberuntungan, ia tidak disiplin diri, ia juga mampu menelantarkan anak dan isterinya yang pertama dan yang kedua, ia suka mengkhayal menemukan uang dijalan raya, yang utamanya : ia malas berpikir.
Setelah berminggu-minggu saya berusaha memberikan nasehat sukses, tapi terkendala oleh mental blocknya, maka saya hanya bisa menarik pelajaran, agar saya dan lingkungan saya, terutama anak-anak dan isteri saya agar tidak berpikir dan bersikap seperti mardi tersebut.
akhirnya hanya bisa berpesan kepada teman-teman yang kebetulan membaca notes ini ::
MENGKHAYAL dengan AFFIRMASI itu jelas berbeda, hindari mengkhayal, seolah-olah sudah beraffirmasi.
AFFIRMASI :: kata Napoleon Hill "ketika anda menyatakan objek yang anda inginkan melalui do'a, ilhamilah imajinasi anda untuk melihat diri anda telah meraih objek itu, dan bertindaklah persis seperti jika anda telah memilikinya secara fisik. (ingatlah, kepemilikan segala sesuatu pertama-tama terjadi secara mental, dalam pikiran). JADI, Affirmasi : cukup dengan ketetapan hati memohon apa yang diinginkan dan berpikir (melalui do'a) seperti yang diungkapkan Napoleon Hill tersebut.
MENGKHAYAL :: pada awalnya berkeinginan untuk melakukan affirmasi, namun berkembang menjadi pikiran panjang, hingga akhirnya "kondisi pikiran yang negatif (ketidak percayaan diri) akan merusak kemampuan untuk meraih KEYAKINAN (Believe) dan hasilnya adalah klimaks negatif atas pengungkapan apa pun yang ingin anda ekspresikan, ketika kondisi affirmasi "seolah-olah" yang penuh syukur itu muncul dalam pikiran, maka sebaiknya langsung kepada "the end of the goal",..sebab jika dikembangkan, maka perusuh hati (critical area, negatif thinking, ketidak percayaan) akan muncul menghapus segala ketetapan hati.
"Apa yang kamu jalani hari ini, adalah hasil pemikiran masa lalu, pikiranmu saat ini menentukan masa depanmu"
BERPIKIR SUKSES, AKAN MENJADI SUKSES, BERPIKIR BESAR, AKAN MENJADI BESAR
Good Luck & GBU
Galaxi, 10 Maret 2011
APAKAH ANDA MENGIDAP PENYAKIT JIWA?
DELUSION OF EROTOMANIC
Sekitar tahun 1997, dalam sebuah penerbangan panjang dari Frankfrut ke Singapore, aku berkesempatan berbincang-bincang dengan rekan kerja senior pramugari, bermula dari mbak Sarmila (sebut saja begitu) menceritakan ketidak senangannya menggunakan Telpon Genggam, ia mengomentari temen-temennya yang menggunakan Telpon Genggam yang bermerk canggih, sambil bibirnya mencibir-cibir ia mengatakan “gua nggak punya handphone bukannya gua nggak mampu beli ru, gua menghindari tumor otak” kata mbak sarmila, apabila keseringan menggunakan handphone maka akan mengakibatkan tumor otak, aku percaya saja, sebab saat itu aku juga belum punya Telpon Genggam, sambil percaya, sambil mengiyakan, sambil ikut-ikutan iri menemani irinya mbak Sarmila. Pada kesempatan yang panjang itu mbak Mila menceritakan perjalanan hidupnya, bahwa ia isteri seorang owner pabrik semen ternama, bahwa ia bekerja sebagai pramugari hanya untuk hobby semata, bahwa ia tinggal di kawasan Pondok Indah yang luas tanahnya lebih dari 2000 M2, bahwa ia mengaku wanita bukan sembarang wanita, tetapi wanita yang mampu memimpin perusahaan dan mempunyai relasi para direktur utama perusahaan multinasional. Saking percayanya, aku meminta alamat perusahaan semennya, sebab saat itu aku ingin melamar menjadi karyawannya, dengan mantabnya mbak Mila menyilahkan aku melamar, tapi lamarannya dititip di box saja, alasannya biar cepat sampai kepada suaminya. Alhamdulillahnya aku melamar pekerjaan dan hingga kini tidak ada panggilan, dan ternyata beberapa teman menyampaikan bahwa mbak Mila sedang dalam kondisi stres.
• Delusion of erotomanic; individu atau pasien mempercayai seseorang mempunyai kedudukan penting dan terlibat percintaan dengannya.
DELUSION OF GRANDIOSE
Tiba-tiba mas Bejo (sebut saja demikian) memotong pembicaraan kami yang sedang bercengkerama berkumpul dalam sebuah hajatan keluarga “bapakku itu setiap malem bertemu dengan bung karno”, mendengar ucapan mas Bejo, semua terdiam, terhentak campur bingung dan geli, sebab Presiden pertama itu telah lama meninggal dunia, tapi tiba-tiba bisa diajak ngobrol sama “bapaknya” mas Bejo, yang dimaksud bapaknya mas Bejo ialah orang yang dianggap suhu oleh mas Bejo, singkat kata mas Bejo juga bisa bertemu dengan Bung Karno, bahkan Bung Karno menjanjikan akan memberikan harta karunnya (harta peninggalan jaman revolusi) sebesar 200 Milyar, dengan syarat ada tanda-tangan mas Bejo, ia juga bercerita bahwa Presiden Obama dan Presiden Be Ye menitipkan dokumen kepada mas Bejo. Semua orang disekitarnya percaya, bahkan ada calon-calon bupati pun juga percaya, pada saat saya mengatakan “bahwa mas Bejo itu sakit, terkena Delusi of Grandiose”, saya malah dimusuhi, dianggap orang tak beragama, dan dianggap orang yang paling ngeyel. Saya sampaikan kepada anak-anaknya dan saya juga telah sampaikan kepada saudara-saudara sepupu agar mengingatkan mas Bejo, sebab kalo tidak diingatkan dan terus saja didukung cerita khayalnya, maka ia akan semakin jauh, yang pada akhirnya akan berurusan dengan pihak berwajib (Kepolisian RI). Benar saja satu tahun kemudian anaknya nangis meraung-raung minta tolong, agar mas Bejo tidak dilaporkan kepada polisi.
Apakah mas Bejo menyadari tentang kesalahan dan tentang kebohongannya?, sama sekali tidak menyadari jika cerita yang bohong dan tidak masuk akal itu adalah kesalahan dan kebohongan belaka, ia menganggap cerita itu ada, ia menganggap bertemu dan berbincang dengan Bung Karno, ia merasa menjadi dukun yang dapat menerawang, ia merasa dekat dengan Tuhan.
• Delusion of grandiose; pasien mempercayai bahwa ia mempunyai pengetahuan yang lebih, bakat, insight, kekuatan, kepercayaan orang, atau mempunyai hubungan khusus dengan orang terkenal bahkan Tuhan.
DELUSION OF JEALOUS
Tahun 1984, disebuah rumah kecil yang terletak di gang daerah setia budi Jakarta Selatan, aku numpang dirumah sepupuku, awalnya keluarga itu terlihat harmonis, sebab mereka tidak enak hati jika berkelahi disaksikan saudara sepupunya, namun keharmonisan itu tidak berlangsung lama, tiga hari setelah aku tinggal dirumah itu, mereka mulai berkelahi secara terbuka, sambil pura-pura ngadem diteras, aku mendengar apa yang menjadi permasalahan keluarga muda itu, ternyata saudara sepupuku yang bernama mbak Sutinah (sebut saja begitu, selanjutnya sebut yu Nah) selalu mencurigai gerak gerik suaminya, bahwa suaminya telah melakukan perselingkuhan dengan wanita lain, bahkan aku mendengar sendiri yu Nah menelpon kawan-kawan wanita suaminya dengan nada menuduh ada permainan cinta dengan suami yu Nah, bukan hendak menghina mas Edi (sebut saja demikian nama suami yu Nah), mas Edi itu rambutnya kriwil-kriwil, kulitnya item penuh bintik-bintik, kaca matanya tebal setebal pantat botol, kurus kering, TETAPI mengapa yu Nah menganggap mas Edi layaknya Bruce Willis yang dimanapun ia berada digandrungi para wanita cantik, yu Nah sering kali mengendap-endap mengintip suaminya sedang bekerja dikantor, yu Nah sering menggelatak, menggeledah dompet milik mas Edi selepas pulang kerja, jika ditemukan catatan berupa nomor, maka mas Edi siap-siap menghadapi serangan yu Nah yang membabi buta, berupa makian, cacian dan kata-kata pedas lainnya, yu Nah juga sering memprotes jika mas Edi memakai parfum dan menyisir rapi, katanya “pasti kamu janjian sama cewek-cewek matre itu ya”, padahal uang rokok dan uang transportasi dijatah yu Nah, bagaimana mungkin mas Edi janjian dengan cewek matre, yu Nah juga memeriksa tubuh suaminya setiap malam, apakah ada tanda-tanda merah didada atau dibalik lehernya?, bahkan yu Nah mencurigai mas Edi bercinta dengan adik kandungnya sendiri, alkisah : mas Edi terkena penyakit Gangguan Jiwa Paranoid, yang pada akhirnya meninggal karena bunuh diri, dan tragisnya yu Nah yang semula terkena Delusion of jealous, kini mendapat tambahan penyakit gangguan jiwa Skizofrenia, hingga kini hidup dirumah warisan kecil disebuah desa arah selatan kota Solo.
• Delusion of jealous; pasien mempercayai bahwa pasangannya berselingkuh atau tidak dapat dipercaya, kecemburuannya sangat tidak masuk akal.
DELUSION OF PERSECUTORY
Malam-malam sekitar jam 23.30 WIB, aku ditelpon oleh sahabat dekatku, “ru maaf aku telpon malam-malam begini, kalo nggak penting aku nggak berani telpon, boleh aku kerumah?”, telpon tadi dari bang Malih (sebut saja begitu), “ok ok silahkan, jam berapa saja aku tunggu” jawabku, singkat cerita ia sampe rumahku jam 00.30an WIB, sambil ia merunduk-runduk dan tergopoh-gopoh layaknya seorang intel Densus 88 sedang mengincar target operasinya, ia masuk rumah sambil merunduk, bicaranya bisik-bisik, ngobrolnya minta diruang tv, tidak mau ngobrol diruang tamu yang dekat dengan jalan raya, ia takut ditembak, kemudian ia sibuk telpon isteri dan temen-temen organisasinya, bahwa ia sekarang sudah selamat ditempat yang aman, ia tidak katakan bahwa dirumah sahabatnya yang bernama Heru.
Sahabatku tadi bercerita bahwa ia dimata-matai oleh BIN, sebab gerakkannya ia anggap membahayakan negara, ia juga merasa difitnah oleh temen-temen dekatnya, ia merasa dikhianati, dan ia merasa diikuti oleh tekek (intel) kemanapun ia pergi. Kebetulan sahabat dekat ini sudah sekian lama tidak berjumpa, sehingga aku berusaha menjadi pendengar yang baik, ia ceritakan semua kegiatan organisasinya dan semua musuh-musuhnya, namun jika ditelaah dengan akal sehat, sebetulnya cerita seram sahabatku tersebut sungguh tak masuk akal, kegiatannya yang hanya memimpin organisasi kecil dalam sebuah perusahaan, dianggap membahayakan negara, dan menurutnya sudah sepantasnya negara melenyapkan sahabatku ini. Ternyata beberapa teman dekat yang lain juga menyampaikan kabar bahwa bang Malih memang sedang stres berat, bicaranya agak ngawur dan aneh.
Namun setelah beberapa bulan bertemu sahabatku ini, kini bicaranya sudah kembali normal, ia kini kembali menjadi pribadi yang menyenangkan kembali, kini ia bicara realita, dan ternyata delusi itu mudah disembuhkan dibanding dengan skizofrenia.
• Delusion of persecutory; pasien mempercayai bahwa dirinya ditipu, dimata-matai, diikuti, difitnah dan tidak mempercayai orang lain.
TEROBSESI
“ru, elu pake mobil apa?”, begitu kawanku (sebut saja mas Joko) memulai percakapannya pada tahun 1996 saat menghabiskan waktu dikamar sambil menunggu dinner disebuah hotel di kota Frankfrut, akupun menjawab “mobil mazda tua, murahan mas”, singkat cerita percakapan panjang mengenai mobil itu membuat aku terperangah, bagaimana tidak, seorang karyawan BUMN bergaji 800 ribu per bulan mampu membeli mobil Honda LX tahun 1996 seharga 60 jutaan cash, ia juga hafal betul tentang merk-merk sound system mobil buatan seluruh dunia, ia juga bercerita bahwa sound system yang dipasang dimobilnya seharga 20 juta, dan ia juga cerita detail tentang bagaimana membawa pulang mobil dari show room hingga pemasangan sound system di daerah Senen Jakarta Pusat, ia juga bercerita tentang kaca-kaca mobilnya pernah pecah berantakan, karena ia menstarter mobilnya menggunakan starter remote control lupa mematikan sound systemnya. TRAGISNYA, aku bertemu dengan isteri mas Joko di lobby hotel, aku sampaikan kekagumanku kepada isterinya, aku ucapkan selamat atas kesuksesan finansialnya, NAMUN, mbak Sri (sebut saja demikian nama isteri mas Joko) malah balik terkaget-kaget, ia tidak tahu apa yang aku ucapkan, ia tidak tahu mobil Honda LX, sambil matanya penuh tanda tanya ia mengucapkan “kowe iki ngomong opooooo”,…aku masih berpikir bahwa mbak Sri bersikap merendah, namun ketika aku sampaikan bahwa mas Joko bercerita katanya baru saja membeli mobil baru, berikut sound systemnya seharga 80 juta, seketika itu mbak Sri terpingkal-pingkal “mas Joko itu sakit mas heru, jangan dianggap, apaan mobil baru, punya mobil carry tua saja gak kuat ngrawatnya”, karena aku sangat dekat dengan mas Joko, lantas aku mengkonfirmasikannya tentang apa yang baru saja disampaikan oleh mbak Sri, APA REAKSINYA?, ternyata mas Joko dengan tanpa malu-malu, malah semakin menguatkan ekspresi wajahnya bahwa cerita mobil Honda LX itu benar adanya, dan ia juga memaparkan dengan detail tentang darimana uang yang digunakan untuk membeli Honda LX, salah satunya dari mendapatkan Lotre SDSB, dan maaf, seketika itu aku kasihan melihat wajah mas Joko yang dengan sekuat tenaga untuk memperkuat kebenaran atas kebohongannya. Mas Joko kepada setiap orang selalu menceritakan bahwa ia telah memiliki mobil idaman berikut sound system kebanggaannya.
Kisah bohong seperti mas Joko ini ternyata banyak kita jumpai disekeliling kita, ternyata mereka mempunyai sedikit gangguan jiwa TEROBSESI, seperti halnya ada orang yang terobsesi ingin menjadi tentara, terobsesi ingin menjadi orang tergemuk sedunia, terobsesi ingin lahir dinegara impiannya, juga ada yang terobsesi menjadi maling yang paling ditakuti sedunia.
• Terobsesi ; ia selalu berpikir dan mengkhayal untuk mendapatkan keinginannya, bahkan secara detail mengkhayal bagaimana cara meraih keinginan itu, kadang bermalam-malam, kadang cukup hanya sepanjang malam, dan akhirnya seolah-olah keinginan itu sudah terwujut, untuk itu ia dapat menceritakan secara rinci bagaimana mendapatkannya.
Mbah Jogo
Sekitar tahun 1997, dalam sebuah penerbangan panjang dari Frankfrut ke Singapore, aku berkesempatan berbincang-bincang dengan rekan kerja senior pramugari, bermula dari mbak Sarmila (sebut saja begitu) menceritakan ketidak senangannya menggunakan Telpon Genggam, ia mengomentari temen-temennya yang menggunakan Telpon Genggam yang bermerk canggih, sambil bibirnya mencibir-cibir ia mengatakan “gua nggak punya handphone bukannya gua nggak mampu beli ru, gua menghindari tumor otak” kata mbak sarmila, apabila keseringan menggunakan handphone maka akan mengakibatkan tumor otak, aku percaya saja, sebab saat itu aku juga belum punya Telpon Genggam, sambil percaya, sambil mengiyakan, sambil ikut-ikutan iri menemani irinya mbak Sarmila. Pada kesempatan yang panjang itu mbak Mila menceritakan perjalanan hidupnya, bahwa ia isteri seorang owner pabrik semen ternama, bahwa ia bekerja sebagai pramugari hanya untuk hobby semata, bahwa ia tinggal di kawasan Pondok Indah yang luas tanahnya lebih dari 2000 M2, bahwa ia mengaku wanita bukan sembarang wanita, tetapi wanita yang mampu memimpin perusahaan dan mempunyai relasi para direktur utama perusahaan multinasional. Saking percayanya, aku meminta alamat perusahaan semennya, sebab saat itu aku ingin melamar menjadi karyawannya, dengan mantabnya mbak Mila menyilahkan aku melamar, tapi lamarannya dititip di box saja, alasannya biar cepat sampai kepada suaminya. Alhamdulillahnya aku melamar pekerjaan dan hingga kini tidak ada panggilan, dan ternyata beberapa teman menyampaikan bahwa mbak Mila sedang dalam kondisi stres.
• Delusion of erotomanic; individu atau pasien mempercayai seseorang mempunyai kedudukan penting dan terlibat percintaan dengannya.
DELUSION OF GRANDIOSE
Tiba-tiba mas Bejo (sebut saja demikian) memotong pembicaraan kami yang sedang bercengkerama berkumpul dalam sebuah hajatan keluarga “bapakku itu setiap malem bertemu dengan bung karno”, mendengar ucapan mas Bejo, semua terdiam, terhentak campur bingung dan geli, sebab Presiden pertama itu telah lama meninggal dunia, tapi tiba-tiba bisa diajak ngobrol sama “bapaknya” mas Bejo, yang dimaksud bapaknya mas Bejo ialah orang yang dianggap suhu oleh mas Bejo, singkat kata mas Bejo juga bisa bertemu dengan Bung Karno, bahkan Bung Karno menjanjikan akan memberikan harta karunnya (harta peninggalan jaman revolusi) sebesar 200 Milyar, dengan syarat ada tanda-tangan mas Bejo, ia juga bercerita bahwa Presiden Obama dan Presiden Be Ye menitipkan dokumen kepada mas Bejo. Semua orang disekitarnya percaya, bahkan ada calon-calon bupati pun juga percaya, pada saat saya mengatakan “bahwa mas Bejo itu sakit, terkena Delusi of Grandiose”, saya malah dimusuhi, dianggap orang tak beragama, dan dianggap orang yang paling ngeyel. Saya sampaikan kepada anak-anaknya dan saya juga telah sampaikan kepada saudara-saudara sepupu agar mengingatkan mas Bejo, sebab kalo tidak diingatkan dan terus saja didukung cerita khayalnya, maka ia akan semakin jauh, yang pada akhirnya akan berurusan dengan pihak berwajib (Kepolisian RI). Benar saja satu tahun kemudian anaknya nangis meraung-raung minta tolong, agar mas Bejo tidak dilaporkan kepada polisi.
Apakah mas Bejo menyadari tentang kesalahan dan tentang kebohongannya?, sama sekali tidak menyadari jika cerita yang bohong dan tidak masuk akal itu adalah kesalahan dan kebohongan belaka, ia menganggap cerita itu ada, ia menganggap bertemu dan berbincang dengan Bung Karno, ia merasa menjadi dukun yang dapat menerawang, ia merasa dekat dengan Tuhan.
• Delusion of grandiose; pasien mempercayai bahwa ia mempunyai pengetahuan yang lebih, bakat, insight, kekuatan, kepercayaan orang, atau mempunyai hubungan khusus dengan orang terkenal bahkan Tuhan.
DELUSION OF JEALOUS
Tahun 1984, disebuah rumah kecil yang terletak di gang daerah setia budi Jakarta Selatan, aku numpang dirumah sepupuku, awalnya keluarga itu terlihat harmonis, sebab mereka tidak enak hati jika berkelahi disaksikan saudara sepupunya, namun keharmonisan itu tidak berlangsung lama, tiga hari setelah aku tinggal dirumah itu, mereka mulai berkelahi secara terbuka, sambil pura-pura ngadem diteras, aku mendengar apa yang menjadi permasalahan keluarga muda itu, ternyata saudara sepupuku yang bernama mbak Sutinah (sebut saja begitu, selanjutnya sebut yu Nah) selalu mencurigai gerak gerik suaminya, bahwa suaminya telah melakukan perselingkuhan dengan wanita lain, bahkan aku mendengar sendiri yu Nah menelpon kawan-kawan wanita suaminya dengan nada menuduh ada permainan cinta dengan suami yu Nah, bukan hendak menghina mas Edi (sebut saja demikian nama suami yu Nah), mas Edi itu rambutnya kriwil-kriwil, kulitnya item penuh bintik-bintik, kaca matanya tebal setebal pantat botol, kurus kering, TETAPI mengapa yu Nah menganggap mas Edi layaknya Bruce Willis yang dimanapun ia berada digandrungi para wanita cantik, yu Nah sering kali mengendap-endap mengintip suaminya sedang bekerja dikantor, yu Nah sering menggelatak, menggeledah dompet milik mas Edi selepas pulang kerja, jika ditemukan catatan berupa nomor, maka mas Edi siap-siap menghadapi serangan yu Nah yang membabi buta, berupa makian, cacian dan kata-kata pedas lainnya, yu Nah juga sering memprotes jika mas Edi memakai parfum dan menyisir rapi, katanya “pasti kamu janjian sama cewek-cewek matre itu ya”, padahal uang rokok dan uang transportasi dijatah yu Nah, bagaimana mungkin mas Edi janjian dengan cewek matre, yu Nah juga memeriksa tubuh suaminya setiap malam, apakah ada tanda-tanda merah didada atau dibalik lehernya?, bahkan yu Nah mencurigai mas Edi bercinta dengan adik kandungnya sendiri, alkisah : mas Edi terkena penyakit Gangguan Jiwa Paranoid, yang pada akhirnya meninggal karena bunuh diri, dan tragisnya yu Nah yang semula terkena Delusion of jealous, kini mendapat tambahan penyakit gangguan jiwa Skizofrenia, hingga kini hidup dirumah warisan kecil disebuah desa arah selatan kota Solo.
• Delusion of jealous; pasien mempercayai bahwa pasangannya berselingkuh atau tidak dapat dipercaya, kecemburuannya sangat tidak masuk akal.
DELUSION OF PERSECUTORY
Malam-malam sekitar jam 23.30 WIB, aku ditelpon oleh sahabat dekatku, “ru maaf aku telpon malam-malam begini, kalo nggak penting aku nggak berani telpon, boleh aku kerumah?”, telpon tadi dari bang Malih (sebut saja begitu), “ok ok silahkan, jam berapa saja aku tunggu” jawabku, singkat cerita ia sampe rumahku jam 00.30an WIB, sambil ia merunduk-runduk dan tergopoh-gopoh layaknya seorang intel Densus 88 sedang mengincar target operasinya, ia masuk rumah sambil merunduk, bicaranya bisik-bisik, ngobrolnya minta diruang tv, tidak mau ngobrol diruang tamu yang dekat dengan jalan raya, ia takut ditembak, kemudian ia sibuk telpon isteri dan temen-temen organisasinya, bahwa ia sekarang sudah selamat ditempat yang aman, ia tidak katakan bahwa dirumah sahabatnya yang bernama Heru.
Sahabatku tadi bercerita bahwa ia dimata-matai oleh BIN, sebab gerakkannya ia anggap membahayakan negara, ia juga merasa difitnah oleh temen-temen dekatnya, ia merasa dikhianati, dan ia merasa diikuti oleh tekek (intel) kemanapun ia pergi. Kebetulan sahabat dekat ini sudah sekian lama tidak berjumpa, sehingga aku berusaha menjadi pendengar yang baik, ia ceritakan semua kegiatan organisasinya dan semua musuh-musuhnya, namun jika ditelaah dengan akal sehat, sebetulnya cerita seram sahabatku tersebut sungguh tak masuk akal, kegiatannya yang hanya memimpin organisasi kecil dalam sebuah perusahaan, dianggap membahayakan negara, dan menurutnya sudah sepantasnya negara melenyapkan sahabatku ini. Ternyata beberapa teman dekat yang lain juga menyampaikan kabar bahwa bang Malih memang sedang stres berat, bicaranya agak ngawur dan aneh.
Namun setelah beberapa bulan bertemu sahabatku ini, kini bicaranya sudah kembali normal, ia kini kembali menjadi pribadi yang menyenangkan kembali, kini ia bicara realita, dan ternyata delusi itu mudah disembuhkan dibanding dengan skizofrenia.
• Delusion of persecutory; pasien mempercayai bahwa dirinya ditipu, dimata-matai, diikuti, difitnah dan tidak mempercayai orang lain.
TEROBSESI
“ru, elu pake mobil apa?”, begitu kawanku (sebut saja mas Joko) memulai percakapannya pada tahun 1996 saat menghabiskan waktu dikamar sambil menunggu dinner disebuah hotel di kota Frankfrut, akupun menjawab “mobil mazda tua, murahan mas”, singkat cerita percakapan panjang mengenai mobil itu membuat aku terperangah, bagaimana tidak, seorang karyawan BUMN bergaji 800 ribu per bulan mampu membeli mobil Honda LX tahun 1996 seharga 60 jutaan cash, ia juga hafal betul tentang merk-merk sound system mobil buatan seluruh dunia, ia juga bercerita bahwa sound system yang dipasang dimobilnya seharga 20 juta, dan ia juga cerita detail tentang bagaimana membawa pulang mobil dari show room hingga pemasangan sound system di daerah Senen Jakarta Pusat, ia juga bercerita tentang kaca-kaca mobilnya pernah pecah berantakan, karena ia menstarter mobilnya menggunakan starter remote control lupa mematikan sound systemnya. TRAGISNYA, aku bertemu dengan isteri mas Joko di lobby hotel, aku sampaikan kekagumanku kepada isterinya, aku ucapkan selamat atas kesuksesan finansialnya, NAMUN, mbak Sri (sebut saja demikian nama isteri mas Joko) malah balik terkaget-kaget, ia tidak tahu apa yang aku ucapkan, ia tidak tahu mobil Honda LX, sambil matanya penuh tanda tanya ia mengucapkan “kowe iki ngomong opooooo”,…aku masih berpikir bahwa mbak Sri bersikap merendah, namun ketika aku sampaikan bahwa mas Joko bercerita katanya baru saja membeli mobil baru, berikut sound systemnya seharga 80 juta, seketika itu mbak Sri terpingkal-pingkal “mas Joko itu sakit mas heru, jangan dianggap, apaan mobil baru, punya mobil carry tua saja gak kuat ngrawatnya”, karena aku sangat dekat dengan mas Joko, lantas aku mengkonfirmasikannya tentang apa yang baru saja disampaikan oleh mbak Sri, APA REAKSINYA?, ternyata mas Joko dengan tanpa malu-malu, malah semakin menguatkan ekspresi wajahnya bahwa cerita mobil Honda LX itu benar adanya, dan ia juga memaparkan dengan detail tentang darimana uang yang digunakan untuk membeli Honda LX, salah satunya dari mendapatkan Lotre SDSB, dan maaf, seketika itu aku kasihan melihat wajah mas Joko yang dengan sekuat tenaga untuk memperkuat kebenaran atas kebohongannya. Mas Joko kepada setiap orang selalu menceritakan bahwa ia telah memiliki mobil idaman berikut sound system kebanggaannya.
Kisah bohong seperti mas Joko ini ternyata banyak kita jumpai disekeliling kita, ternyata mereka mempunyai sedikit gangguan jiwa TEROBSESI, seperti halnya ada orang yang terobsesi ingin menjadi tentara, terobsesi ingin menjadi orang tergemuk sedunia, terobsesi ingin lahir dinegara impiannya, juga ada yang terobsesi menjadi maling yang paling ditakuti sedunia.
• Terobsesi ; ia selalu berpikir dan mengkhayal untuk mendapatkan keinginannya, bahkan secara detail mengkhayal bagaimana cara meraih keinginan itu, kadang bermalam-malam, kadang cukup hanya sepanjang malam, dan akhirnya seolah-olah keinginan itu sudah terwujut, untuk itu ia dapat menceritakan secara rinci bagaimana mendapatkannya.
Mbah Jogo
Langganan:
Postingan (Atom)
